Perjalanan pun dimulai…

Bulan Agustus 2018 menjadi sebuah catatan sejarah baru bagi saya dan kawan-kawan di Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS). Di bulan kebangsaaan ini, kami mengawali langkah perjalanan sebuah business center milik STTS yang kami beri nama Lagaligo Indonesia. Nama Lagaligo Indonesia sendiri digagas oleh Joan, salah satu rekan dosen di STTS -perguruan tinggi di Surabaya- di mana kami selama ini bekerja. Nama tersebut diadopsi dari salah satu karya sastra tertua suku Bugis. Terima kasih, Joan. 🙂

Setelah beberapa saat berselancar di dunia maya mencari tahu tentang Lagaligo, akhirnya kami pun sampai pada bentuk kapal layar berwarna jingga/ oranye yang kami pakai sebuah simbul keyakinan Lagaligo Indonesia dalam mengarungi laut ekonomi digital yang penuh dengan gelombang disruptif. Terima kasih buat Mas Bram atas kreasi logonya 🙂

Nama sudah, logo sudah. Website? Business center tanpa website di era ekonomi digital? Apa kata dunia?! Sedikit otak-atik wordpress plus saran dan bantuan Joan, akhirnya Lagaligo Indonesia punya rumah di dunia maya, yaitu http://lagaligo.tech.

Seperti yang saya utarakan di awal, Lagaligo Indonesia adalah sebuah business center milik STTS. Fungsi utamanya adalah sebagai Pusat Pelayanan Usaha dam Pengembangan Industri Masyarakat. Lewat pemanfaatan teknologi dan engineering, Lagaligo Indonesia membuka diri bagi siapapun yang bersedia berkolaborasi dalam bidang tersebut. Lagaligo Indonesia berharap dapat memberi dampak yang nyata bagi kehidupan manusia yang lebih baik.

Layar telah terbentang, perahu Lagaligo Indonesia siap menerjang gelombang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *